Aryo Djojohadikusumo Sebut 3 Negara Besar Tawarkan Proposal Pembangunan PLTN di Indonesia, Termasuk Rusia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 6 Maret 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kadin Indonesia Aryo Djojohadikusumo. (Instagram.com @aryodjojo)

Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kadin Indonesia Aryo Djojohadikusumo. (Instagram.com @aryodjojo)

JAKARTA – Sebanyak 3 negara besar telah menawarkan proposal pembangunan pengembangan PLTN di Indonesia, yaitu Amerika Serikat (AS), Rusia, dan Tiongkok.

Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kadin Indonesia Aryo Djojohadikusumo menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

“Dari tiga negara dan kebetulan tiga-tiganya ini melibatkan anggota Kadin. Ini mitra dari luar negeri yang terlibat dengan anggota kami,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak AS yang tertarik, yaitu Westinghouse Electric Corporation, produsen peralatan listrik terkemuka.

Sedangkan Tiongkok diwakili China National Nuclear Corporation (CNNC), badan usaha milik pemerintah China di bidang tenaga nuklir.

Adapun, Rusia diwakili Rosatom State Atomic Energy Corporation (Rosatom).

Menurut Aryo, proposal dari ketiga negara masih di tahap negosiasi bersama Pemerintah Indonesia demi mencapai kesepakatan terbaik bagi negara.

“Tiga negara ini sudah berkomunikasi dengan kita, di anggota-anggota Kadin Indonesia sehingga sudah ada pembicaraan yang serius,” ujarnya

Kadin telah memiliki program prioritas pada 2025 untuk inisiatif “Indonesia Hijau” dengan mempromosikan investasi dalam proyek-proyek EBT.

Upaya itu dilakukan dengan menarik investor dan mendorong pemerintah memberikan insentif investasi bagi investor yang tertarik EBT.***

Berita Terkait

PLTS Terapung Cilegon, Strategi Energi Hijau Chandra Asri untuk Masa Depan
Lahan Eks Tambang Indonesia Siap Jadi Basis Ekonomi Perikanan dan Energi Surya
ESDM Cabut Dua WKP PLN, Sinyal Keras Bagi BUMN Energi Mandek
Pertamina Drilling Pamer Kepemimpinan Hijau di Forum Panas Bumi Nasional
Skema Pendanaan JETP Indonesia Dinilai Belum Mampu Bersaing dengan Pendanaan Bank Multilateral
Nusa Tenggara Timur Hentikan Sementara Seluruh Pengembangan Proyek Geothermal di Wilayahnnya
Menantang Peran Pemerintah Atasi Isu Sosial dalam Pembangunan Proyek Energi Terbarukan
Soal Pengembangan Teknologi Nuklir, Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan Negara yang Berpengalaman

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:02 WIB

PLTS Terapung Cilegon, Strategi Energi Hijau Chandra Asri untuk Masa Depan

Senin, 30 Juni 2025 - 16:28 WIB

Lahan Eks Tambang Indonesia Siap Jadi Basis Ekonomi Perikanan dan Energi Surya

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:27 WIB

ESDM Cabut Dua WKP PLN, Sinyal Keras Bagi BUMN Energi Mandek

Senin, 23 Juni 2025 - 11:58 WIB

Pertamina Drilling Pamer Kepemimpinan Hijau di Forum Panas Bumi Nasional

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:09 WIB

Skema Pendanaan JETP Indonesia Dinilai Belum Mampu Bersaing dengan Pendanaan Bank Multilateral

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB