Irak Kembali Produksi Minyak dari Kilang Baiji yang Dihancurkan ISIS

Setelah hampir satu dekade lumpuh, kompleks Baiji kembali produksi dan jadi simbol pemulihan kedaulatan energi nasional di tengah ancaman konflik regional.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Irak Mohammed Shia’ al‑Sudani. (Instagram.com @unami_iraq)

Perdana Menteri Irak Mohammed Shia’ al‑Sudani. (Instagram.com @unami_iraq)

PERDANA Menteri Irak Mohammed Shia’ al‑Sudani pada Sabtu 2 Agustus 2025 meresmikan pembukaan kembali unit penyulingan grease.

Unit penyulingan beŕada di kompleks Baiji Refinery di Provinsi Salahuddin yang rusak akibat sabotase teroris, menurut pernyataan resmi media kantor al‑Sudani .

Al‑Sudani menegaskan bahwa kilang tersebut merupakan fasilitas industri vital yang menghasilkan oli dasar dan aspal berbagai tingkatan dengan output tahunan 250.000 ton oli dasar dan 600.000 ton aspal multitingkatan .

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan bahwa “fasilitas tersebut juga akan memasok oli mesin, oli berat, oli turbin, dan lebih banyak produk yang menguntungkan berbagai kementerian pemerintah” .

Menurut kantor media PM, rehabilitasi kilang ini dan fasilitas lainnya memungkinkan Irak segera memasuki fase ekspor setelah memenuhi kebutuhan pasar lokal .

Kompleks Kilang Baiji Dipulihkan Setelah Kerusakan Akibat ISIS

Kompleks kilang Baiji pernah hancur dalam pertempuran sengit ketika militan ISIS menduduki sebagian besar Provinsi Salahuddin pada tahun 2014 dan direbut kembali oleh pasukan pemerintah pada April 2015 .

Pada Februari 2024, al‑Sudani resmi membuka kembali North Refinery dalam kompleks Baiji yang telah dipulihkan, memulihkan kapasitas sekitar 150.000 barel per hari dan meningkatkan total kapasitas hingga 250.000 barel per hari .

Menurut juru bicara Kementerian Minyak Irak, Assem Jihad, peningkatan tersebut merupakan langkah konkret untuk mencapai swasembada bahan bakar minyak di dalam negeri sebelum pertengahan tahun berikutnya .

Al‑Sudani menyampaikan bahwa “Iraq memproduksi lebih dari 4 juta barel per hari tapi masih mengimpor produk turunan minyak”, dan dengan hadirnya kilang ini ketergantungan impor akan berkurang signifikan .

Dampak Strategis dan Ekonomi dari Rehabilitasi Kilang

Rehabilitasi kilang Baiji dinilai bukan sekadar kebangkitan fasilitas energi, melainkan simbol kedaulatan industri Irak yang mampu membangun kembali kapasitas vital secara mandiri tanpa bantuan asing besar .

Output tahunan 250.000 ton oli dasar dan 600.000 ton aspal multitingkatan akan menciptakan suplai dalam negeri yang mengurangi tekanan devisa negara dan menghidupkan sektor energi dalam negeri .

Al‑Sudani menambahkan bahwa dengan rehabilitasi kilang serta fasilitas energi lainnya, Irak akan segera naik ke tahap ekspor setelah memenuhi kebutuhan lokal terlebih dahulu .

Tantangan Keamanan dan Perlindungan Infrastruktur Minyak Nasional

Kementerian Minyak Irak menegaskan bahwa operasi di kompleks Baiji berjalan tanpa gangguan dan tidak terpengaruh oleh benda asing yang jatuh di sekitar fasilitas.

Serta terus berkoordinasi dengan pasukan keamanan untuk melindungi instalasi minyak .

Kekhawatiran keamanan tetap menjadi prioritas utama mengingat sejarah pengambilalihan fasilitas oleh kelompok bersenjata dan sabotase yang hampir memusnahkan operasional kilang di masa lalu.

Keberanian al‑Sudani dan pemerintahnya untuk membuka kembali fasilitas ini merupakan pesan kuat kepada publik Arab dan kawasan bahwa Irak mampu bangkit dari trauma konflik dan sabotase.

Prospek Geopolitik dan Potensi Ekspor Minyak Turunan

Dengan terjaminnya produksi oli dan aspal, Irak mulai memasuki fase baru dalam strategi energi nasional yang tidak hanya menekan impor tapi juga membuka peluang ekspor produk turunan minyak nasional.

Penerapan output multigrade dan suplai teknologi mesin, turbin, serta industri lainnya akan memberi nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pengaruh Irak di pasar regional Timur Tengah dan Afrika Utara.

Kebijakan al‑Sudani ini mencerminkan perspektif pro‑kemandirian energi dalam lingkungan geopolitik yang sering dipengaruhi oleh kekuatan asing dan tekanan global.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Delapannews.com dan Apakabarindonesia.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Harga Minyak Meroket, India Tak Peduli Tekanan AS
Mulai 10 April 2025, Tiongkok Kenakan Tarif Tambahan 34 Persen untuk Semua Produk dari AS
14 Tahun Pascaledakan PLTN Fukushima, Pekerja Pembersihan Terpapar Radiasi Tinggi dan Stres
Kapal Kargo Tabrak Kapal Tanker BBM Jet Militer Amerika Serikat di Pantai Inggris, 32 Orang Luka
Perusahaan Minyak Raksasa Tiongkok CNOOC Temukan Ladang Minyak dan Gas di Weizhou
Chevron Diminta Hentikan Operasi Bisnisnya di Venezuela, Presiden AS Donald Trump Beri Waktu Satu Bulan
Perusahaan Tiongkok Zhuhai Hongwan Ocean Fisheries akan Bangun Perikanan di Maluku dan Papua

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:23 WIB

Harga Minyak Meroket, India Tak Peduli Tekanan AS

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:23 WIB

Irak Kembali Produksi Minyak dari Kilang Baiji yang Dihancurkan ISIS

Sabtu, 5 April 2025 - 11:46 WIB

Mulai 10 April 2025, Tiongkok Kenakan Tarif Tambahan 34 Persen untuk Semua Produk dari AS

Rabu, 12 Maret 2025 - 11:18 WIB

14 Tahun Pascaledakan PLTN Fukushima, Pekerja Pembersihan Terpapar Radiasi Tinggi dan Stres

Rabu, 12 Maret 2025 - 08:39 WIB

Kapal Kargo Tabrak Kapal Tanker BBM Jet Militer Amerika Serikat di Pantai Inggris, 32 Orang Luka

Berita Terbaru