Pertamina Hulu Kalimantan Tuntaskan Proyek Bawah Laut Strategis Lebih Cepat dan Zero Incident

Keberhasilan PHKT mengganti subsea hose SPM Santan lima hari lebih awal menunjukkan kematangan teknis dan kepemimpinan dalam mendukung pasokan energi nasional.

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 29 Juli 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPM Terminal Santan di Kalimantan Timur yang memainkan peran vital dalam sistem lifting minyak nasional. (Dok. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur)

SPM Terminal Santan di Kalimantan Timur yang memainkan peran vital dalam sistem lifting minyak nasional. (Dok. PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur)

DALAM misi mempertahankan ketahanan energi nasional, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) membuktikan diri sebagai aktor strategis.

Melalui penyelesaian penggantian subsea hose di fasilitas Single Point Mooring (SPM) Terminal Santan, PHKT berhasil menunjukkan presisi teknis dan ketangguhan operasional.

Proyek yang semula dijadwalkan rampung dalam waktu tertentu itu, selesai lima hari lebih cepat tanpa satu pun insiden keselamatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan hanya prestasi teknis—tetapi simbol kekuatan koordinasi, inovasi, dan keberanian menghadapi kompleksitas lingkungan bawah laut.

General Manager Zona 10 PHKT, Yoseph Agung Prihartono, menegaskan pentingnya SPM Santan bagi arsitektur distribusi energi Indonesia.

“Keberhasilan ini tidak hanya membuktikan kekuatan eksekusi proyek, tapi juga menunjukkan dedikasi PHKT menjaga keandalan pasokan energi nasional,” tegas Yoseph.

SPM Santan: Fasilitas Vital yang Menjaga Jantung Distribusi Energi Indonesia

SPM Santan bukan fasilitas biasa—ia adalah simpul krusial dalam distribusi minyak mentah dari Kalimantan Timur ke berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai bagian dari operasi lifting dalam skema Joint Operating Agreement (JOA), SPM Santan menjadi simpul penting lintas perusahaan: PHKT, PEP, PHSS, hingga operator global seperti ENI.

Keandalan operasional fasilitas ini bukan hanya soal teknis, tapi penjaga aliran energi yang menyentuh jutaan rumah tangga dan industri di Indonesia.

Kegagalan satu titik saja, seperti subsea hose, dapat mengganggu seluruh rantai pasok nasional.

“Subsea hose adalah titik kritikal. Keberhasilannya memastikan distribusi energi tetap lancar dan berkelanjutan,” kata Yoseph.

Menariknya, publik jarang tahu bahwa di balik setiap barel minyak yang diangkat dari laut, terdapat koordinasi lintas fungsi dan ketelitian teknis yang ekstrem.

Gurita Emas: Inovasi dari Laut Dalam yang Lahirkan Solusi Energi Masa Depan

PHKT memperkenalkan metode kerja baru bertajuk Gurita Emas, akronim dari Gerak Cepat, Utamakan Keselamatan, Refurbishment SPM, Inovasi, Teknologi, dan Akurasi Proses yang Andal.

Metode ini bukan hanya strategi kerja, tapi refleksi dari karakter gurita—hewan laut yang cepat, presisi, dan adaptif menghadapi tekanan ekstrem.

Diterapkan dalam pekerjaan bawah laut ini, Gurita Emas memungkinkan pengerjaan inspeksi hingga penggantian dilakukan presisi tanpa ganggu lifting minyak.

Cuaca laut yang dinamis, kompleksitas alat berat bawah laut, dan tekanan waktu bukan halangan.

“Dengan perencanaan matang, pengendalian risiko ketat, dan pengawasan HSSE menyeluruh, kami sukses mencapai zero incident,” ucap Yoseph.

Filosofi Gurita Emas kini menjadi simbol budaya kerja PHKT yang terus ditopang oleh nilai-nilai AKHLAK—Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Komitmen Jangka Panjang PHKT: Dari Kalimantan Timur untuk Energi Indonesia yang Andal dan Berkelanjutan

PHKT merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), berada di Zona 10, Kalimantan Timur dan Attaka.

Sebagai kontraktor kerja sama SKK Migas, PHKT terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasionalnya.

Inovasi teknologi dan efisiensi terus dikejar, tak hanya demi hasil bisnis, tapi untuk memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

“Kami percaya bahwa inovasi, kolaborasi, dan integritas menjadi kunci menjawab tantangan masa depan energi,” tutup Yoseph.

Dari laut Kalimantan Timur, aliran energi terus dijaga—dengan satu tujuan: menjaga masa depan Indonesia tetap menyala.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahnews.com dan Haloagro.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Sentranews.com dan Indonesiaraya.co.id.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hellojateng.com dan Hariankarawang.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Migas Indonesia Bertambah: Blok Perkasa Rp37 Miliar dan Blok Gagah 1.595 km² Diumumkan
Dari 900 Korporasi, Pertamina Drilling Sabet 3 Penghargaan TOP GRC Awards
PHR Zona 4 Sumatra Selatan Cetak Rekor 30 Ribu Barel Minyak Per Hari
Batch Drilling di Benuang: Minyak 2.045 BOPD, Gas 5,238 MMSCFD
Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?
Pertamina EP Cepu Sabet 4 Penghargaan OSH Asia Summit 2025 Bali
Thorped PHR Menang Gold Award di IEI Guangzhou, Bukti Inovasi Unggul
Elnusa Perkuat Kompetensi Awak Kapal Lewat Program Pelatihan Maritim

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 14:21 WIB

Migas Indonesia Bertambah: Blok Perkasa Rp37 Miliar dan Blok Gagah 1.595 km² Diumumkan

Rabu, 10 September 2025 - 10:59 WIB

Dari 900 Korporasi, Pertamina Drilling Sabet 3 Penghargaan TOP GRC Awards

Selasa, 9 September 2025 - 09:12 WIB

PHR Zona 4 Sumatra Selatan Cetak Rekor 30 Ribu Barel Minyak Per Hari

Minggu, 7 September 2025 - 15:05 WIB

Batch Drilling di Benuang: Minyak 2.045 BOPD, Gas 5,238 MMSCFD

Kamis, 4 September 2025 - 11:20 WIB

Lonjakan BBM Non-Subsidi 1,4 Juta KL, Apa Penyebabnya?

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

BDx Indonesia Dukung Komunitas Terdampak Banjir di Sumatra

Senin, 2 Feb 2026 - 02:00 WIB